Sulitnya mencari kerja
adalah suatu yang biasa di negara yg sedang berkembang karena jumlah pencari
kerja lebih banyak dari lapangan kerja yg tersedia
Bekerja keras adalah
fitrah dan sekaligus merupakan salah satu identitas manusia. Bekerja yang
didasarkan kepada prinsip-prinsip iman tauhhid bukan saja menunjukkan fitrah
seorang muslim tetapi sekaligus meninggikan martabat dirinya sendiri sebagai
hamba Allah SWT. apabila pekerjaan itu adalah fitrah manusia, maka jelaslah
bahwa manusia yang enggan bekerja, malas dan tidak mau mendayaggunakan seluruh
potensi diri untuk menyatakan keimanan dalam bentuk amal kreatif, sesungguhnya
telah melawan fitrah dirinya sendiri untuk kemudian runtuh dalam kedudukannya
yang lebih hina dari binatang.
Islam tidak
menginginkan umatnya menjadi umat yang lemah, tetapi sebaliknya Islam
mengarahkan agar umat manusia, khususnya umat Islam untuk menjadi masyarakat
yang makmur dengan usaha yang sungguh-sungguh meraih karunia Allah.
Dalam bekerja, Islam
memberikan tuntunan atau etika kerja yang harus dipegang oleh setiap muslim.
Setidaknya ada lima etika kerja muslim; profesional, tekun, jujur, amanah dan
kreatif.
“ Disamping lima etika tersebut, seorang pakar
sumber daya manusia yang bernama Jansen Sinamo mengemukakan seorang yang
bekerja hendaknya dilandasi oleh beberapa motivasi. Tujuannya adalah untuk
memberikan gairah dan semangat kerja “.
Delapan motivasi yang harus diketahui antara
lain :
1.
Kerja adalah rahmat
atau anugrah.
Dengan bekerja kita setiap bulan mendapat
gaji atau penghasilan.Disamping itu, kita juga dapat punya banyak teman dan
kenalan, punya kesempatan nambah wawasan.
2.
Kerja adalah Amanah.
Guru mengemban amanah menyebarkan ilmu kepada
murid-muridnya. Pegawainegeri mengemban amanah dari negara dan anggota DPR
mengemban amanah dari rakyat yang memilihnya.
3.
Kerja adalah panggilan
Semua profesi merupakan
panggilan hati nurani untuk melakukan darma bakti kepada manusia. Karena itu
setiap pekerja berupaya untuk melakukan yang terbaik.
4.
Kerja adalah aktualisasi
diri.
Apapun pekerjaan kita semuanya bentuk
aktualisasi diri. Meski terkadang membuat kita lelah, bekerja merupakan cara
terbaik untuk mengembangkan potensi diri dan membuat kita merasa “ada”.
Bagaimanapun sibuknya bekerja jauh lebih menyenangkan daripada duduk bengong tanpa
pekerjaan.
5.
Kerja adalah ibadah.
Semua agama memandang semua pekerjaan yang halal merupakan
ibadah. Dalam Islam, bekerja yang semata-mata untuk menafkahi keluarga dan
dilakukan dengan jalan halalmerupakan salah satu bentuk jihad dan bernilai
tinggi di mata Allah SWT. Kerja yang diniatkan karena Allah semata adalah kerja yang bernilai
ibadah.
6.
Kerja adalah seni.
Apapun pekerjaan kita, semuanya adalah seni.
Kesadaran ini akan membuat kita bekerja dengan enjoy seperti halnya melakukan
hobi. Karena dilakukan secara enjoy, maka kita dapat menikmati pekerjaan kita.
7.
Kerja adalah
kehormatan.
Jika bisa menjaga
kehormatan dengan baik, maka kehormatan lain yang lebih besar akan datang
kepada kita.
8.
Kerja adalah pelayanan.
Apapun pekerjaan kita, pedagang, polisi,
bahkan penjaga mercusuar,semuanya bisa dimaknai sebagai pengabdian kepada
sesama.